Transformasi Perpustakaan Menuju Layanan Hybrid: Studi Kasus diUPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang
Keywords:
Perpustakaan hybrid, transformasi perpustakaan, layanan digital, perpustakaan perguruan tinggiAbstract
Perkembangan teknologi informasi mendorong perpustakaan untuk bertransformasi menuju layanan berbasis digital. UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang menjadi salah satu perpustakaan yang mulai menerapkan konsep perpustakaan hybrid dengan menggabungkan koleksi cetak dan digital melalui sistem otomasi Senayan Library Management System (SLiMS), e-library, dan repository karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi layanan perpustakaan menuju model hybrid, meliputi kebijakan pengembangan koleksi, implementasi teknologi informasi, kendala yang dihadapi, serta strategi adaptasi yang dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara terhadap sembilan informan yang terdiri atas kepala perpustakaan, koordinator bidang, pustakawan, dan mahasiswa. Data dianalisis secara tematik untuk menggambarkan proses transformasi yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perpustakaan telah mengintegrasikan sistem otomasi SLiMS, mengembangkan koleksi digital, dan menyediakan layanan hybrid dengan tetap mempertahankan koleksi tercetak. Namun, proses transformasi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan anggaran, gangguan jaringan, dan rendahnya literasi digital pengguna. Transformasi menuju layanan hybrid di UPT Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang berlangsung secara bertahap dan adaptif; keberhasilan proses ini membutuhkan dukungan kebijakan, peningkatan kompetensi pustakawan, serta promosi literasi digital agar perpustakaan dapat bertransformasi secara optimal di era digital.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Library and Knowledge Management

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

